Kursi roda anak memiliki peran penting dalam membantu mobilitas dan kemandirian anak dengan kebutuhan khusus. Pemilihan kursi roda yang tepat bukan hanya soal ukuran, tetapi juga tentang kenyamanan, keamanan, dan kemampuan anak untuk berinteraksi serta beraktivitas dengan percaya diri.
1. Mengapa Kursi Roda Anak Berbeda?
Kursi roda anak dirancang khusus agar sesuai dengan proporsi tubuh dan kebutuhan tumbuh kembang anak. Kursi roda dewasa yang diperkecil tidak akan memberikan dukungan postur dan keamanan yang sama. Anak-anak membutuhkan kursi yang bisa disesuaikan seiring pertumbuhan mereka.
2. Faktor Penting Saat Memilih Kursi Roda Anak
Beberapa aspek utama yang harus diperhatikan:
- Ukuran dan Penyesuaian: Pastikan lebar dudukan, tinggi sandaran, dan pijakan kaki dapat diatur agar tetap pas seiring anak tumbuh.
- Kenyamanan: Pilih kursi dengan bantalan empuk dan sandaran ergonomis untuk mencegah luka tekan.
- Keamanan: Kursi roda anak wajib memiliki sabuk pengaman, rem yang kuat, serta rangka stabil untuk mencegah terguling.
- Kemudahan Mobilitas: Kursi dengan bobot ringan dan dapat dilipat memudahkan orang tua membawa ke sekolah atau perjalanan jauh.
- Desain Menarik: Warna dan gaya yang ceria membuat anak lebih nyaman dan percaya diri saat menggunakannya.
3. Jenis Kursi Roda Anak
- Manual: Cocok untuk anak yang masih memiliki kekuatan tangan dan ingin aktif bergerak sendiri.
- Elektrik: Dilengkapi joystick untuk anak yang memiliki keterbatasan fisik lebih besar, memberi kebebasan bergerak tanpa bantuan.
- Reclining / Tilt-in-space: Dapat diatur posisinya untuk anak dengan kebutuhan medis khusus seperti cerebral palsy atau gangguan postural.
4. Rekomendasi Kursi Roda Anak
- Ziggo Pediatric Wheelchair: Ringan, mudah dilipat, dan ideal untuk aktivitas harian.
- Wallaby Folding Wheelchair: Rangka kuat dengan sabuk pengaman dan desain lipat praktis untuk bepergian.
- Zippie Q300 M Mini: Kursi roda elektrik mini dengan joystick yang sensitif, cocok untuk anak aktif dan mandiri.
5. Tips Tambahan
- Konsultasikan dengan fisioterapis atau dokter rehabilitasi medik sebelum membeli.
- Periksa ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual.
- Pastikan kursi roda bisa digunakan di lingkungan anak — baik di rumah, sekolah, maupun transportasi umum.
Kesimpulan
Kursi roda anak bukan sekadar alat bantu, melainkan sarana untuk tumbuh, belajar, dan berinteraksi dengan dunia. Dengan memilih kursi roda yang aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan anak, orang tua membantu anak meraih kemandirian serta kualitas hidup yang lebih baik.